Sabtu, 15 Juni 2013

Thankful

Harusnya kami mengungkapkan syukur
Bagiku hal paling menyakitkan adalah ketika memori buruk yang telah lama terpendam terkuak keluar seakan-akan ingin menghantamku lagi secara kasar
Tapi ketika itu semua akan terjadi aku diberikan titipan berwujud manusia yang mampu menahan memori buruk tersebut berhamburan keluar, ia membantuku merapikan seluruh memori-memori itu dan menyimpan kembali ke tempat yang paling dalam bahkan…. Jauh. Katanya semua adalah pelajaran, kamu tinggal menyerap sari-sari vitamin dari buah yang pahit, sepahit-pahitnya buah itu, pasti memiliki khasiat yang baik untuk melangsungkan hidup kedepan. Yap. Aku setuju apa yang dikatakan dirinya, kalian tahu? Banyak yang meragukan hubungan kami, mereka bilang ini hanya sementara, mereka bilang salah satu dari kami bahkan tidak lagi peduli, mereka berkata hubungan kami tak akan lama, mereka mencerca, mengomentari, membisikkan hal buruk, intinya mereka terkadang menggoyahkanku, aku bisa apa? Menutup indera pendengaranku? Lalu bagaimana dengan perkataan baik yang ingin mampir ditelingaku? Aku bingung untuk memilah, aku bingung untuk melawan, beruntungnya aku punya Zat yang Maha hebat meyakinkan umatNya, Dialah Allah dan hanya Dia yang mampu memutar balikan perasaan umatNya, apapun yang mereka katakan, apapun cercaan mereka, aku percaya bahwa perasaan ini akan dipelihara sesuai garis dan jalurNya, aku percaya tak ada yang salah tak ada yang sia-sia, mataharipun akan tetap memberikan sinar terbaiknya pada kami, angin sore pun akan tetap merestui kami, bahkan rintik hujan pun memberikan kecantikan yang luar biasa indahnya di hadapan kami, ketika Alam mendukung kami, kami tau Dia menyayangi perasaan kami, harusnya kami mengungkapkan syukur


Tidak ada komentar:

Posting Komentar